Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan BKKBN

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ), Hasto Wardoyo, melantik 691 Pejabat Fungsional dijajarannya secara virtual, pada selasa 29 Desember 2020 di, Jakarta.

Pelantikan juga dilakukan serentak di 34 Provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan , dilantik 15 pejabat eselon 3 dan 4 menjadi pejabat Fungsional dengan 3 Pejabat Fungsional Ahli Madya dan 12 Pejabat Fungsional Ahli Muda di Lingkup BKKBN Kalimantan Selatan.

Pelantikan dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Selatan, Ramlan di Kantor Perwakilan BKKBN Kalimantan Selatan dengan mengikuti Protokol Kesehatan.

Kepala BKKBN dalam pidatonya menyampaikan, dalam rangka pengembangan kualitas organisasi pemerintahan yang semakin efektif dan efisien, maka pengembangan berbagai jabatan fungsional terus ditingkatkan dan dilengkapi.

Khususnya terkait dengan pengelolaan manajemen karier dan pengembangan karier dalam jabatan fungsional, lanjut Hasto, melalui penyetaraan Jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional sebagai salah satu upaya mendukung penyederhanaan birokrasi sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI.

“Atas pertimbangan tersebut sejak 2016 Kementrian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui PERMENPAN No. 26 tahun 2016 membuka peluang pengankatan kedalam jabatan fungsional melalui penyesuaian dan atau inpassing yang berakhir di 2018 dan memperpanjang kembali periode inpassing sampai dengan 2021 sesuai PERMENPAN No.42 tahun 2018”, jelas Hasto.

Selanjutnya ia mengatakan jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

Dalam rangka mencapai tujuan nasional, jelas Hasto, dibutuhkan adanya Pegawai Negeri Sipil dengan mutu profesionalisme yang memadai, berdayaguna dan berhasil guna didalam melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan.

“Pegawai Negeri Sipil perlu dibina dengan sebaik-baiknya atas dasar sistem karier dan sistem prestasi kerja, “ ucapnya.

Pelantikan bagi pejabat fungsional ini merupakan tindak lanjut dari pasal 87 Peraturan Pemerintahan Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dalam rangka peningkatan kapasitas dan pengembangan karier pegawai.

“Jabatan fungsional pada hakekatnya memiliki keunggulan yang seimbang termasuk dalam segi hak dan kewajiban serta beban tanggung jawab yang tidak ringan. Namun demikian sejalan dengan kemajuan zaman yang semakin mengarah kepada suasana profesionalisme jabatan , maka jabatan fungsional sudah menjadi jabatan unggulan yang lebih diperhitungkan dimasa mendatang,” kata  Hasto.

Menurutnya, spirit untuk memberikan untuk memberikan jabatan administrasi kedalam jabatan fungsional mempunyai 2 makna besar yaitu , pertama, makna besar untuk meningkatkan kinerja pencapaian indikator dengan lebih baik, lebih cepat, lebih fokus.

Kedua, sebut Hasto, agar PNS dijajaran BKKBN mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik yaitu kesejahteraan dalam bentuk seperti kenaikan pangkat.

“Harapan saya bisa dua tahun naik pangkat karena kinerja fungsionalnya sebagai pendukung kenaikan pangkatnya. Begitu jua dengan focus kepada kegiatan fungsional makan akan lebih professional dan tentu kedepan kami sangat ingin sekali memberikan jerih payah dengan bentuk tunjangan kinerja yang sesuai,’ tandasnya.

Untuk itu, Hasto minta pejabat fungsional di jajarannya yang telah dilantik hari ini, agar melaksanakan tugas baru dan jabatan baru dengan sungguh-sugguh, penuh tanggung jawab dengan semangat yang tinggi pula.

“Segera pahami dan dalami tugas saudara yang baru. Dalam mengemban amanah yang diberikan, hendaknya saudara dapat menunjukkan keunggulan yang saudara miliki dalam bentuk prestasi kerja sebagai pejabat fungsional dilingkungan BKKBN, sehinggal dapat membantu pencapaian target BKKBN sesuai degan RPJMN dan Renstra,” demikian tutupnya.

Pelantikan sebanyak 691 pejabat kedalam jabatan funsional dengan 15 nama jabatan JF rinciannya, tujuh orang jabatan fungsional melalui inpassing, delapan orang Ka. UPT Balai Diklat, pengangkatan dalam jabatan administrasi; tujuh orang Kasubag tata usaha provinsi, pengankatn dalam jabatan administrasi.

Kalimantan Selatan , dilantik 15 pejabat eselon 3 dan 4 menjadi pejabat Fungsional dengan 3 Pejabat Fungsional Ahli Madya dan 12 Pejabat Fungsional Ahli Muda di Lingkup BKKBN Kalimantan Selatan. Dengan  mengikuti protocol kesehatan pencegahan COVID-19. Selain menjaga jarak, pejabat yang dilantik menggunakan masker serta menjaga jarak.

 

(Humas)