Komitmen BKKBN dan Pemko Banjarmasin Kembangkan Kampung KB

Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW, dusun, atau yang setara, yang memiliki kriteria tertentu, di mana terdapat keterpaduan Program KKBPK dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. Kampung KB sebenarnya dirancang sebagai upaya membumikan, mengangkat kembali, merevitalisasi program KKBPK guna mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dan masyarakat dalam upaya mengaktualisasikan dan mengaplikasikan 8 (delapan) fungsi keluarga secara utuh dalam masyarakat. Dengan demikian kegiatan yang dilakukan pada Kampung KB tidak hanya identik dengan penggunaan dan pemasangan kontrasepsi, akan tetapi merupakan sebuah program pembangunan terpadu dan terintegrasi dengan berbagai program pembangunan lainnya.

Kota Banjarmasin yang pada tahun 2020 ini telah memiliki 20 (dua puluh) Kampung KB kembali menunjukkan komitmennya untuk bersama-sama dengan jajaran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dan mitra kerja terkait di Kampung KB untuk menguatkan Program Pembangunan Keluarga. Kali ini, Kepala BKKBN pusat yang diwakili Inspektur Utama BKKBN, Drs. Agus Sukiswo, AK, MM bertandang ke Kampung KB Kampung Baiman Sungai Biuku, Kelurahan Sungai Andai Banjarmasin, Senin (16/3) kemarin.

Kampung KB Kampung Baiman Sungai Biuku merupakan Kampung KB tematik yang berada di Kota Banjarmasin, berpenduduk ± 40 KK yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Untuk menuju ke Kampung Sungai Biuku dapat ditempuh melalui jalur darat dan sungai. Kampung yang berada di ujung Kota Banjarmasin dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Barito Kuala ini dapat dikatakan sebagai Kampung Rambutan karena memiliki lahan perkebunan rambutan yang cukup luas sebagai salah satu sumber daya alamnya.

Dalam sambutannya, Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina, menyampaikan pencanangan kampung KB juga sejalan dengan visi misi pemerintah Kota Banjarmasin dan Kampung KB ini mulai dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. “Kampung KB, Kampung Baiman adalah model pendekatan pembangunan kolaborasi. Tahun ini ada 15 dinas SKPD yang intervensi dan berjalan dengan baik,” tutur Walikota.

“Kampung Sungai Biuku ini bisa berkembang dengan meningkatkan sektor wisata seperti kuliner, religi, sungai dan lainnya,” kata Irtama. Setiap tahunnya,BKKBN akan memberikan penghargaan untuk Kampung KB percontohan yang memenuhi target penilaian. Seperti dalam hal sosialisasi, intervensi, pemberdayaan ekonomi, pelayanan masyarakat hingga pembangunan keluarga. “Apalagi misalkan program BanggaKencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) bisa diwujudkan,” tuturnya.