Depan > Index Artikel > CIPTAKAN KELUARGA HARMONIS, MENGHINDARI PERCERAIAN
CIPTAKAN KELUARGA HARMONIS, MENGHINDARI PERCERAIAN
Rabu, 24 April 2013  |  BkkbN

​Oleh : Dra. Ernawaty.
Widyaiswara Madya BKKBN Prov.Kal.Sel

Bagi anda yang sudah berkeluarga, menciptakan keluarga yang harmonis merupakan impian
bagi semua orang.Keharmonisan tidak hanya tanggung jawab suami atau isteri saja tetapi
harus mendapat dukungan dari keduanya. Keluarga harmonis merupakan keluarga yang
mempunyai keselarasan, keserasian dan keseimbangan, sehingga tercipta suasana rukun dan
menyenangkan. Keharmonisan, Keterarahan, Konsistensi dan Sarana Material merupakan
unsur-unsur pembentuk kebahagiaan dalam rumah tangga. Memperkuat pilar dalam rumah
tangga dengan melaksanakan hak dan kewajiban pasangan suami isteri yang mempunyai
hak bersama, kewajiban suami dan kewajiban isteri dalam rangka keharmonisan keluarga.
Menciptakan keluarga harmonis tidaklah sekedar impian bila anda dan pasangan saling
bekerjasama sesuai dengan kapasitas masing-masing.

ARTI PENTING PENYESUAIAN PERKAWINAN

Penyesuaian perkawinan adalah kemampuan untuk beradaptasi dan kemampuan untuk
memecahkan masalah dalam sebuah perkawinan
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian perkawinan diantaranya adalah :
Tingkat penyesuaian anda dan pasangan sebelum menikah, Sikap terhadap makna
perkawinan, Motivasi melakukan sebuah ikatan perkawinan, Proses memilih pasangan,
Karakteristik  yang anda dan pasangan miliki.


MANFAAT MENCIPTAKAN KELUARGA HARMONIS

Keluarga yang harmonis bukan berarti keluarga yang tidak pernah ada masalah. Setiap
rumah tangga pasti pernah mendapat cobaan. Namun bagi keluarga yang selalu hidup
harmonis tentu cukup mudah mengambil cara penyelesaian yang solutif. Disini letak
pentingnya menciptakan keluarga harmonis ketika masalah datang. Baik anda maupun
pasangan secara bersama-sama memecahkan masalah tersebut. Bila permasalahan itu
dapat dipecahkan dengan baik tetapi tidak ada perpecahan atau perselisihan sampai padahal
yang buruk bagi kehidupan berkeluarga.Dimana masing-masing individu berusaha menjaga
toleransi, kerukunan, rasa menghormati, menghargai, terbuka serta masih mau
bekerjasama, pastilah kehidupan rumah tangga tetap bisa dipertahankan.

UPAYA UNTUK MENCAPAI KELUARGA HARMONIS

Setiap pasangan dapat mengetahui jenis cinta apa yang mereka miliki dan  komponen mana
(dari 3 komponen cinta) yang kadarnya dirasakan sudah mulai berkurang.Pasangan suami
isteri harus terus menerus memupuk dan memperbaharui cinta mereka
Mengupayakan perubahan sehingga cinta yang utuh/sempurna (Consummatelove) akan
tetap terus mereka miliki sepanjang perkawinannya sampai menutup mata



TIPS MENCIPTAKAN KELUARGA HARMONIS

Salah satu hal buruk dalam rumah tangga yang mungkin akan menghantui kita adalah
perceraian. Pemicunya juga bermacam-macam, namun penyebab perceraian umumnya
disebabkan oleh keegoisan suami atau isteri.
Ketidak cocokkan adalah kata-kata yang paling sering kita dengar dari keluarga yang ingin
bercerai dan selalu jadi kambing hitam.Padahal banyakkeluarga yang tidak punya banyak
kecocokan namun tetap dapat hidup selaras dan rukun.Ketidak cocokkan pasti terjadi,
karena 2 orang yang berbeda latar belakang kehidupan disatukan dalam sebuah rumah
tangga.Namun bagaimana menciptakan keluarga harmoni s dalam keadaan seperti itu, inilah
tipsnya.
Memilih pasangan.
Ibarat petani, kalau mau mendapatkan hasil yang baik pastikan orang yang terbaik yang
cocok untuk dijadikan pendamping. Terimalah segala kekurangan pasangan anda. Semua
orang pasti punya kekurangan. Menerima bukan berarti diam, tetapi banyakkekurangan
yang masih bisa diperbaiki, misalnya malas ibadah.Kekurangan yang tak bisa diperbaiki
misalnya kekurangan fisik atau kurang keahlian, contoh tidak bisa masak (wanita)
Pahami tujuan menikah.
Menyamakan visi dan misi dalam keluarga adalah hal yang sangat pentiing dalam kehidupan
berumah tangga. Setelah menikah pahami hak dan tanggungjawab masing-masing pihak,
baik suami  maupun isteri. Apapun tugas dan hak anda lakukan secara benar dan
bertanggungjawab sehingga bisa meminimalisir perselisihan.
Jalin komunikasi.
Setiap pasangan harus menjalin komunikasi  yang baik. Pasangan harus saling terbuka dalam
hal apapun. Jangan memendam sesuatu yang akhirnya menjadi salah paham. Bicarakan
setiap uneg-uneg yang ada, nilai dari masalah yang ada, pekerjaan, uang dll.
Berkomunikasi dengan baik bukan hanya saat ada permasalahan tetapi sering-seringlah
ngobrol dengan pasangan akan lebih mempererat keterikatan batin antara anda dan
pasangan.
Bersikap Take and Give.
Sikap take and give adalah hal yang sangat penting dalam menciptakan keluarga harmonis.
Jangan hanya ingin diberi tapi bagaimana supaya ada sesuatu yang anda berikan pada
pasangan anda. Ini akan menciptakan keseimbangan antar suami isteri.
Saling menghargai dan menghormati.
Pasangan suami isteri harus mampu meredam ego sehingga masing-masing dapat saling
menghargai dan saling menghormati satu sama lain. Hal ini penting karena dapat
menghilangkan rasa egois yang kerap membuat perselisihan bertambah rumit. Misalnya :
ketika ada beda pendapat, tak perlu ngotot merasa paling benar. Hargai pendapat pasangan
lalu bersama cari solusi.
Jangan malu untuk minta maaf.
Saat melakukan kesalahan, jangan ragu untuk minta maaf, yakinkan pasangan untuk bisa
mengerti dan akan lebih menyayangi. Hal ini juga berlaku bila anda sedang berdebat dengan
pasangan anda. Kadang banyak pasangan yang gengsi untuk minta maaf karena merasa
paling benar.Terlepas benar atau tidaknya pendapat anda, mengalah dan meminta maaf
karena telah membuat suasana menjadi tidak enak. Biasanya dengan salah satu meminta
maaf, maka pasangan akan melemah dan bisa kembali berpikir jernih dengan kepala dingin.
Selalu luangkan waktu bersama pasangan.
Anda mungkin tipe seseorang yang selalu sibuk bekerja.Bekerja memang penting demi
menghidupi keluarga, namun jangan sampai berlebihan dan melupakan pasangan. Luangkan
waktu untuk ngobrol, makan bersama atau jalan-jalan kesuatu tempat yang  di sukai
pasangan.

KARAKTERISTIK  PERKAWINAN SUKSES.

Perkawinan pada dasarnya dibentuk oleh pasangan dengan harapan untuk langgeng sampai
di hari tua atau seperti kebanyakan slogan disebutkan keluarga bahagia sampai maut yang
memisahkan.Oleh karena itu ada baiknya setiap pasangan mengetahui karakteristik untuk
mencapai perkawinan yang dapat disebut perkawinan sukses.Berikut ini ada 11 karakteristik
perkawinan:
1.   Menjalin komunikasi yang baik
2.   Mengagumi &menghargai pasangan
3.   Membina kemitraan
4.   Memiliki spiritualitas &nilai-nilai umum dlm klg
5.   Menjalin komitmen
6.   Membina hubungan kehangatan (afeksi)
7.   Mampu mengatasi krisis &stres
8.   Tidak egois satu sama lain
9.   Memiliki empati & sensitivitas pada pasangan & kebutuhan terhadap pasangan.
10. Memiliki kejujuran, kepercayaan & kesetiaan
11. Memiliki kemampuan beradaptasi, fleksibel &toleransi.

Dengandemikiansekiranyapasangansuamiisterimampumenjalankanapa yang
bisaditempuhuntukmenjadisolusiterbaikbaikkeutuhanrumahtangganyamakakeluargaharmonisp
astitercapaidanperceraian yang menjadimomokmenakutkanjugapastidapatterhindarkan.