Depan > Index Berita > BINA DAN BERDAYAKAN REMAJA
BINA DAN BERDAYAKAN REMAJA
Rabu, 17 Oktober 2012



(HARIAN DAERAH BANJARMASIN POST, 2 OKTEBER 2012)

PEMERINTAH Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu) berkomitmen menempatkan bidang keremajaan sebagai salah
satu prioritas pembangunan SDM (sumber daya manusia) di Bumi Bersujud. Itu sejalan dengan keinginan Bupati
Mardani H Maming bahwa dalam upaya nyata mempersiapkan generasi muda yang kelak menjadi penerus dan
penggerak pembangunan daerah. "Kami terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan remaja sebagai langkah
terencana untuk mempersiapkan generasi andal yang kelak memegang tongkat estafet pembangunan daerah"
kata Mardani. Pembinaan, pemberdayaan, dan peningkatan kreativitas remaja dilaksanakan secara sistematis.
"Ini salah satu langkah awal dari beberapa langkah pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas
SDM daerah" sebut Kepala BKBP3A (Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak) Tanbu, Sri Yudawati. Sri mengatakan remaja adalah generasi penerus bangsa dan daerah. Dengan pola
pembinaan yang sistematis, remaja nantinya diharapkan menjadi salah satu pendorong peningkatan kualitas
kesejahteraan serta kehidupan sosial masyarakat.Satu langkah konkret yang telah ditempuh yakni dengan
pelibatan remaja daerah pada event/lomba Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja tingkat provinsi
Kalimantan Selatan, 23 September lalu.
Pada event itu, kontingen Tanbu diwakili oleh 13 siswa, 8 siswa wakil dari SMAN 1 Sungai Loban, 2 siswa SMKN
1 Sungai Loban, 1 siswa Madrasah Syarif Ali Angsana, 1 siswa SMPN 2 Angsana, dan 1 siswa SMPN 1 Angsana-
sukses meraih juara pertama.
Mereka juga akan diikutsertakan kembali pada event serupa pada tingkat nasional
yang rencananya akan digelar 2013 mendatang. Peserta lomba PIK, papar Sri, meliputi wakil dengan jenjang
pendidikan tingkat SMP dan SMA/sederajat serta mahasiswa semester awal. Keberhasilan wakil Tanbu pada
lomba PIK Tingkat provinsi Kalsel itu bukti nyata sebagai spirit dan motivasi untuk terus melakukan terobosan
konstruktif guna melakukan pembangunan bidang pembinaan SDM dengan objek remaja. Kesuksesan itu dapat
dijadikan pembelajaran. Sekaligus media implementasi bagi remaja agar memerankan diri dan ikut serta menjadi
bagian penting dari proses pembangunan daerah. "Secara umum materi lomba juga menyangkut bagaimana
membangun sikap dan prilaku remaja yang ideal. Sebagai bagian dari masyarakat, remaja harus mampu
memosisikan diri sebagai salah satu pendorong dinamika pembangunan daerah" ungkap Sri. Secara khusus pola
pembinaan remaja dengan metode PIK itu diproyeksikan juga bagi upaya daerah dalam terjadinya kasus perilaku
negatif remaja. Camat Sungai Loban Suwignyo sangat mengapresiasi kemenangan pelajar dari wilayahnya itu
sebagai motivasi bagi siswa lainnya di Sungailoban. Juga bagi siswa di kecamatan lainnya di Tanbu. Ia berharap
kesuksesan tersebut menjadi motivasi bagi remaja lainnya di Tanbu untuk terus mengasah diri.